PROFIL

Foto Saya
Insan BPC DIY
Sekretariat : Jl. Pura Gg. Kamboja No. 294 Plumbon Yogyakarta 55198 insanbpcjogja@gmail.com (0274)9204246 / 08812742311
Lihat profil lengkapku
Selamat Datang di Media Komunikasi Ikatan Silaturrahim Alumni Buntet Pesantren Cirebon (INSAN BPC) D.I.Yogyakarta

12.10.2009

Insani Diary (Jilid 2)


Langkahkan Pikiran dan Hati


Mohon maaf kepada pengurus Insan BPC peride 2009, saya mengambil tema di atas dengan mengutip tema acara launching sekretariat Insan BPC yang baru (2009), yang selengkapnya adalah ‘Langkahkan Kaki dan Langkahkan Hati’, dan akan saya sajikan dengan ulasan ringkas tentang langkah-langkah yang dilalui sebuah proses pengenalan pada Insan BPC. Secara hubungan, tulisan ini ditujukan kepada para insani baru maupun pascainsani untuk menyatu mereka menata langkah pikiran dan rencana ketika sedang menargetkan kegiatan/program kerja di Insan BPC. Semoga ada manfaatnya!

Kita hendak melakukan pengenalan Organisasi Insan BPC (Baca: Buntet Pesantren), maka wajar dan masuk akal kalau kita memulainya dengan kepastian bahwa pengenalan kita memang tentang organisasi itu. Cara terbaik untuk memastikan hal ini adalah dengan membaca dan melihat sebanyak mungkin kegiatan tentang organisasi ini. Misalnya, dengan mengklik kategori ‘kegiatan’ di blog insanbpcjogja. Saat tulisan ini dibuat, memang baru ada beberapa kegiatan tentang organisasi ini, tetapi mudah-mudahan akan semakin banyak. Jangan pula enggan untuk browsing di Internet dan membaca sebanyak mungkin kegiatan tentang organisasi ini. Kalau Anda baru mulai membaca sekarang, memang agak terlambat, tetapi ungkapan seorang murid pada gurunya lumayan bisa jadi pegangan, “lebih baik terlambat dari pada enggak sama sekali”.

Kegiatan Insan BPC dapat memberi gambaran tentang dua hal penting: APA yang dapat dikenali, dan BAGAIMANA mengenalinya. Secara keren bisa dipakai istilah ontologi (apa) dan epistemologi (bagaimana), tapi kadang lebih enak pakai istilah umum saja, walau nggak keren.

Sebagai sekedar contoh, sepanjang perjalanan Insan BPC yang sudah dilewati bahwa organisasi Insan BPC menyajikan: “Pemanfaatan kesadaran, terutama kesadaran berorganisasi dan silaturahim dalam pengenalan Insan BPC.”

APA di atas perlu lebih dikembangkan. Perhatikan kata ‘Anjangsono’. Apakah yang kita maksud dengan ‘Anjangsono’ di sini? Coba tanyakan pada pengurus Insan BPC, dan kira-kira kita dapat maksud ini:
1. Kegiatan satu tahun sekali atau lebih tepatnya kegiatan yang diagendakan sekali dalam satu periode
2. Menjalin hubungan silaturrahim Insan BPC-Buntet Pesantren Cirebon
3. Menjadi sarana komunikasi alumni-siswa Sekolah-sekolah dibawah naungan YLPI Buntet Pesantren Cirebon

Pengertian nomor 2 dan 3 bisa kita pahami. Anjangsono adalah menyambung silaturrahim, sarana komunikasi, atau situasi yang dapat diterima seorang santri. Jadi, APA yang dapat kita kenali sekarang menjadi lebih jelas, yaitu silaturrahim, sarana komunikasi atau situasi pemanfaatan kesadaran yang menggunakan kegiatan anjangsono.

Cukup ada gambaran, sudah punya INSANI. Terus mencoba untuk mengenali, otak-atik kata-kata yang ada di kalimat tebal di atas. Apa yang akan kita maksud dengan silaturrahim -apa bisa kita pakai kata ‘mengikat’? Apa yang dimaksud sarana komunikasi di kalimat itu? Bagaimana dengan pemanfaatan kesadaran –kesadaraan dari diri sendiri atau karena gerakan orang la
in? Dan bagaimana dengan kata yang ‘hebat’ itu, anjangsono – ada apa lagi ini?


Munharis,

Anggota Aktif Insan BPC DIY,
Ketua Umum KPMDB YOgyakarta



--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Catatan berikutnya dibawah ini:
- kupas kreatifitas (Jilid 3)
- kenali Sejarah, Pahami Masalah (Jilid 4)
- Masalah Pokok Pengenalan (Jilid 5)
- Jejak (bukan Ejekan) Kaki (Jilid terakhir)

[+/-] Selengkapnya...

12.04.2009

So You Have To Trust !!

So you have to trust that the dots will somehow connect in your future. You have to trust in something — your gut, destiny, life, karma, whatever. This approach has never let me down, and it has made all the difference in my life. (Steve Jobs – CEO Apple).

Hal apapun yang anda pikirkan cukup sering, disertai dengan emosi yang tepat, dapat anda genggam di tangan anda. (Tung Desem Warigin)

Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil (Mario Teguh)

Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi pencapaian kecemerlangan hidup yang di idamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa kesenangan adalah cara gembira menuju kegagalan (Mario Teguh)

Kata-kata yang diucapkan oleh Steve Jobs memang sangat inspiring. “Anda harus percaya bahwa titik – titik yang anda jalankan hari ini akan terhubung suatu saat, di masa depan anda. Anda harus memiliki kepercayaan, percaya pada takdir, tujuan, karma, atau apapun. Hal inilah yang membuat saya tidak bernah menyerah, dan membuat semua perbedaan dalam hidup saya “. Terkadang kita mungkin tidak mengerti mengapa kehidupan yang kita jalani sekarang ini beberapa hal diluar perkiraan. Mungkin juga kita merasakan hidup ini terasa begitu berat, begitu banyak cobaan, tantangan, hambatan yang kita alami dan rasakan. Berbagai kejadian-kejadian ini tak jarang membuat kita merasa lelah dan frustasi. Tetapi percayalah ada skenario indah yang akan dijalankan oleh Tuhan dalam episode kehidupan kita yang telah dirancang-Nya. Berbagai kesulitan yang dihadapi selalu memiliki makna, seperti yang diungkapkan oleh Mario Teguh “Semua “orang berhasil” memiliki kenangan manis berupa saat – saat terpahit yang pernah mereka lewati”. Setiap hari yang kita jalani selalu memiliki arti tersendiri dan memiliki keterkaitan dengan hari-hari berikutnya . “There’s nothing ordinary in the living of each day. Every one of us will play”… (Celine Dion – The Power of The Dream). Percayalah, suatu saat titik kejadian yang kita jalankan hari ini akan terhubung, menjadi garis yang menyelamatkan dan mencerahkan banyak hal di masa depan kita.>


[+/-] Selengkapnya...

Belikan Facebook Untuk Kakek

Pengalaman unik seorang kakek yang sudah renta menghampiri cucunya bernama Bojes yang sedang sibuk mengutak-atik handphone.

Kakek: "Jes.., dari tadi kakek melihatmu ketawa-ketiwi. Kamu kenapa, Jes..?

Pengalaman unik seorang kakek yang sudah renta menghampiri cucunya bernama Bojes yang sedang sibuk mengutak-atik handphone.

Kakek: "Jes.., dari tadi kakek melihatmu ketawa-ketiwi. Kamu kenapa, Jes..?

Bojes : "Iya, Kek. Bojes baru saja punya facebook. (Sambil tetap sibuk dan tidak memedulikan si kakek.)

Kakek: "Memangnya facebook bisa bikin ketawa-ketiwi ya, Jes..?"

Bojes : "Iya, Kek!"

Kakek: "Wah, kalau begitu kebetulan. Jes, tolong belikan facebook buat kakek. Kakek lagi suntuk nih...."

Bojes : "!!##:-($$????"

[+/-] Selengkapnya...

Download Buletin INSAN

insani ALbum

Blog Archive